March 09, 2013

Hmmm

Assalamualaikum wr.wb 

Disini gue mau nulis puisi nih, puisi ini tema nya tentang kejadian yang gue alamin aja, tapi gue rubah kata-katanya jadi lebih baku. Oh iya kalo baca puisi jangan kaya baca kalimat biasa yah, bacanya di hayati kalo perlu sambil boker. Baca puisi yang bener itu harus diperhatikan intonasi, diksi, jeda, enjambemen, dan lafal nya harus tepat oke? Silahkan dibaca.... 



Judulnya "BELAKA

Hidupku seorang diri 

Tanpa orang tua yang menemani 
Hari-hariku penuh cobaan 
Penuh rintangan dan kesengsaraa

Aku bagaikan karang yang di terjang gelombang ombak 

Aku bagaikan ranting yang telah terbakar dan kini kering 
Realitaku begitu kejam dan tajam 
Bagai pedang yang membelah rambut 

Tak pernah aku mengenal lelah 

Walau hidupku kini sedang susah 
Tantangan ini membuatku termotivasi 
Untuk terus mencari jati diri 

Jalanan adalah tempat aku berbagi 

Tiada rumah untuk aku tinggali 
Tapi apakah aku sanggup? 
Ya, aku masih sanggup 

Pencarianku belum selesai 

Masih banyak lagi yang ingin aku ketahui 
Dan masih banyak lagi yang akan aku cari 
Sampai bumi berhenti berputar 

Mata ini selalu tertuju pada impian 

Di setiap harapan yang tak menentu 
Arah angin selalu meniup tubuh ini 
Bagai kertas putih nan polos 

Bisikkan dunia membuat diriku terkejut 

Seolah-olah inilah akhir dari semuanya 
Namun kaki ini selalu melangkah 
Ke arah yang tak aku duga 

Semak belukar sudah aku lewati 

Samudra hindia telah aku sebrangi 
Gelap terang sering aku alami 
Siang malam selalu menghiasi 

Bumi ini masih beputar 

Segenap jiwa masih merasa 
Keindahan duniawi 
Dan keburukan manusiawi 

Bintang-bintang masih berkalap-kelip 

Ada kenyataan ketika ia berjatuhan 
Namun itu hanyalah mitos belaka 
Yang kini sudah tak di percaya