August 02, 2013

Saking Ausnya Gitu

Assalammualaikum wr.wb 

Huaaah sampe juga gue dirumah dengan setengah mati. Setelah setengah harian diluar rumah bersama nyokap untuk suatu urusan. Gue kira semuanya akan baik-baik saja hingga akhirnya tidak baik. Pertama gue nganter nyokap ke bank, ya taulah ke bank untuk apa. Kira-kira berangkat dari rumah gue jam delapan terus ketemuan sama sodara gue di depan rumah sakit umum bekasi buat ke bank bareng, biar kalo telat dimarahin bareng juga (lo kira anak sekolahan). Sesampainya di bank nyokap dan sodara gue masuk, sedangkan gue menunngu diluar dengan tulang dimulut gue dan gue dirantein dipager, engga engga gue bukan anjing peliharaan. Satu jam berlalu. Tiktuktiktuk, suara jam tangan gue berbunyi menemani suara saat itu. Gue tertidur sebentar diatas motor seperti tukang ojek yang sedang menunggu penumpang. 

Tiba-tiba nyokap gue dateng, gue sangka urusan kelar, ternyata dia cuma minta stnk motor. "Reja" nyokap gue memanggil, "apaan mah?" gue menyahut semangat karena gue kita urusan clear. "STNK motor kamu mana?" nyokap nanya, langsung aja gue kasiin. Gue berpikir "untuk apa seorang mamah-mamah keluar dari bank dan meminta stnk motor anaknyah!?" lalu tidur. Yak dua jam berlalu. Tiktoktiktok, suara sepatu kuda ternyata. Nyokap keluar, "Yaudah ayo kita ke carrefour", gue mengangguk dan menyalakan mesin kapal, eh motor maksudnya. Kebetulan hari itu adalah hari Jum'at dan seperti biasa cuaca di hari Jum'at seperti badai matahari ditengah padang pasir dan ga ada yang jual nasi padang, gue tersadar ini bulan puasa! Sesampai di carrefour gue berkata "SELAMATKAN AKU TUHAN!" lalu gue masuk carrefour, "TERIMAKASIH YA TUHAN" berbeda seperti diluar tadi, udaranya sueger, yailah banyak ASE (dibaca: AC). Seperti di surga rasanya, ya walaupun gue belum pernah kesana gue kira-kira aja hehehe.

Lanjut pertama gue cari buku tulis big boss buat keperluan sekolah, ternyata nihil. Berjalan-berjalan gue melihat segerombolan sosis dingin di lemari es, satu dari mereka gue audisi dan terpilihlah sosis sapi kimbo merknya. Diseberang lemarin es yang penuh dengan sosis, gue melihat sekelompok nuget-nuget tak berdaya kedingan dan membeku. Seperti sosis tadi, nuget-nuget ini gue audisi dan 3 dari mereka gue nyatakan sebagai pemenang. Lalu gue muter-muter carrefour, terlihat pemandangan subhannallah, terpampam lemari berisi beha tergantung tak bernyawa disana. Karena takut sahwat gue naik, gue deketi lemari beha itu, oh engga2 maaf gue menjauh dari lemari itu. Gue pun menuju ke tempat peralatan kamar mandi, gue beli produk untuk memebersihkan kloset yang tinggal di tempel aja terus yang katanya kuat selama 4 minggu, wow minum jamu perkasa dia. Keperluan rumah tangga dan yang diinginkan rumah tangga sudah di troli, gue menuju kasir untuk menebus semua mereka ini yang ada didalam troli. Dengan voucher 500rb yang dikasihkan oleh abang gue, Ryan, akhirnya mereka semua tertebus apa adanya hahahaha. 

Tunggu sebentar ini berarti berakhir pulas masa-masaku didalam supermarket surga ini, ooh god! Karena semakin siang semakin panas lengkap sudah derita ini. Dijalan kaki gue yang hanya memakai sepatu sandal, belang begitu saja, begitu pula tangan gue yang hanya memakai jaket tanpa sarung tangan, gosong begitu saja. Semua itu belum berakhir ketika gue melihat bensin, bensin gue abissss! Gue memustuskan untuk berhenti di pom bensin dan sialan syiit gue lupa hari Jum'at pom bensin tutup dan gue ga solat Jum'at, "maapin reja ya Allah", kemudian motor gue kendarain dengan pelannya, berharap tukang bensin eceran ada disebelah jalan, daaan yak kelewatan karena ketutup sama truk! Guguk banged dah. Harapan ingin musnah, kemudian terlihat dari kejauhan sebuah warung yang menyediakan bensin eceran, warung itu bercahaya huh senangnyah. Sesampainya dirumah gue batal puasa -_- saking aus nya dijalan.